Pembukaan Ruas Jalan di Semarang

Pembukaan Ruas Jalan di Semarang

Juni 15, 2020 Off By Alvaro Rentcar

Pembukaan Ruas Jalan di Semarang

Mulai 15 Juni 2020, Pemerintah Kota Semarang dan Polrestabes Semarang akan membuka sejumlah ruas jalan di Kota Semarang. Hal tersebut merupakan upaya Pemerintah Kota Semarang dalam kesiapan menghadapi New Normal sehingga kebijakan PKM yang lalu mulai dilonggarkan. Meskipun demikian, PKM Jilid 3 masih berlaku hingga 21 Juni 2020. Pembukaan ruas jalan di Kota Semarang diharapkan masyarakat bisa lebih praktis dan nyaman dalam mengakses jalan utama dalam mencari nafkah. Hal tersebut sebagai upaya pemerintah untuk membantu akses masyarakat dalam perputaran roda ekonomi masyarakat di era new normal meski dalam pandemi corona.

Sejumlah Ruas Jalan Mulai Dibuka

Sejumlah akses jalan protokol di Kota Semarang dulunya ditutup ketika pemberlakuan PKM jilid 1 dan 2, sekarang akses jalan tersebut kembali dibuka. Sejumlah petugas Dinas Perhubungan Kota Semarang kini mulai sibuk memindahkan pembatas jalan dan dibantu oleh pihak Satlantas Polrestabes Semarang. Pemindahan pembatas jalan dimulai dari sejak pagi hari sebelum jam-jam sibuk kendaraan berlalu lalang.

Beberapa ruas jalan yang sekarang dibuka aksesnya adalah Jalan Dr. Wahidin, Jalan Lamongan, Jalan Tanjung, Jalan Ngesrep Timur V, Jalan Sukun Raya, Jalan Supriyadi dan Jalan Lamper Tengah. Semua jalan tersebut merupakan jalan yang paling banyak diakses oleh masyarakat untuk beraktivitas baik dalam ekonomi maupun sekolah. Tidak hanya itu, sekarang Pemerintah Kota Semarang mulai membuka akses pada sejumlah jalan utama di Semarang. Jalan utama tersebut adalah Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pandanaran, Jalan Pahlawan dan Jalan Gajah Mada untuk mempermudah masyarakat.

Menurut Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, kebijakan ini diharapkan untuk semua pihak agar siap dalam menghadapi New Normal di Semarang. Selain itu, pembukaan ruas jalan diharapkan agar perekonomian masyarakat kembali normal. Beberapa pelonggaran pada PKM Jilid 3 ini merupakan bentuk kesiapan Pemerintah Kota Semarang yang bekerja sama dengan Satlantas Polrestabes Semarang dalam menghadapi kebijakan New Normal.

Meskipun demikian, Kepala Bidang Pengendalian dan Penertiban Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, menegaskan bahwa kebijakan tersebut tentunya telah melalui proses diskusi yang panjang. Selain siap menghadapi New Normal untuk peningkatan ekonomi, ruas jalan tersebut yang mulai hari ini dibuka akan kembali ditutup ketika akhir pekan. Mengapa pada akhir pekan akses ruas jalan tersebut kembali ditutup? Hal tersebut untuk mencegah terjadinya keramaian warga yang berkumpul ketika akhir pekan. Akhir pekan merupakan pesta warga Semarang untuk merehatkan pikirannya dari hiruk-pikuk pekerjaan. Ruas jalan tersebut mulai ditutup pada Jumat jam 21.00 WIB hingga Senin pagi jam 04.00 WIB. Dan akan kembali dibuka pada Senin pagi jam 05.00 WIB.